BERBAGI

Kini,saat sebagian besar umat Islam di seluruh dunia belajar tentang rasa lapar di bulan Ramadhan, tahukah kamu bahwa penduduk Somalia telah sampai di penghujung laparnya. Sebagian mereka harus menahan pedihnya rasa lapar yang menghunjam batas perut kesabaran mereka. Sebagian lagi telah meregang nyawa menjemput ajalnya. Dari hari ke hari, terus berderet tubuh-tubuh bergelimpangan yang tak kuasa menahan gerusan lapar.

Kabar Menyedihkan tersebut dari Somalia,Negara di tanduk Afrika tersebut di beritakan mengalami kekeringan yang sangat parah. Kelaparan melanda Hampir di setiap wilayah negri tersebut, bahkan di sebutkan telah merenggut lebih dari 29.000 nyawa, Ya Allah sungguh berita ini terdengar sangat miris dan menyayat hati bahwa saudara kita sesama muslim di sana mengalami kelaparan yang amat sangat,kita disini menjalankan puasa Ramadhan dengan keadaan yang lebih baik, masih bisa sahur dan berbuka puasa sementara disana mereka tidak tahu dengan apa harus meng-akhiri puasa mereka. Wajah-wajah mereka bagaikan tulang di bungkus kulit, lesu dengan pandangan nanar ya Allah kuatkanlah mereka menjalani cobaan Mu.

Keadaan Geografis somalia adalah Negara beriklim tropis kering dengan curah hujan tahunan yang kurang dari 50 cm. Wilayah Somalia sebagian besarnya adalah wilayah setengah gurun yang gersang, walaupun masih terdapat pegunungan dan wilayah dataran rendah di bagian tenggaranya. Ancaman kelaparan dan bayangan tragis nasib orang-orang tersiksa kelaparan,menghantui jiwa-jiwa disana.

“Tak ada apa-apa lagi di tanah kami,kecuali bangkai-bangkai hewan bertebaran, sungai yang kering kerontang,dan perempuan serta anak-anak yang kurus kering bagai tengkorak — mereka bahkan tak bisa bergerak apalagi meninggalkan kampung seperti yang kami lakukan,” dikutip dari vivanews.com

Banyak kampungnya kini bagai gurun,tumbuhan meranggas. “Selama tiga tahun, tak ada hujan yang turun,Sebelumnya kami adalah penggembala,kami bisa memberi makan diri sendiri. Sekarang, sama sekali tak bisa.”

Untuk keluar dari himpitan kelaparan mereka setidaknya harus menempuh jarak sepanjang 370 kilometer dengan bejalan kaki untuk mencapai kamp pengungsian di Kenya negara tetangga mereka. Berjalan jauh dengan perut kosong di tengah udara menyengat.

Bayangkan sobat betapa keras dan pedih nya penderitaan mereka… Ya Allah Tabahkan mereka…

Apa yang terjadi di Somalia adalah tragedi.Hasil dari setumpuk masalah: perubahan iklim, naiknya harga pangan, dan ketidakstabilan negeri selama beberapa dekade. Perserikatan Bangsa-bangsa telah mendeklarasikan kejadian luar biasa di Somalia: kelaparan. Negeri ini mengalami kekeringan paling parah dalam kurun waktu setengah abad. PBB menyatakan, situasi kemanusiaan memburuk secara cepat. Sepuluh juta orang di Afrika terancam dan membutuhkan bantuan secepatnya termasuk 2,85 juta di Somalia — di mana dari 3 anak-anak menderita malnutrisi.

Sebagai Negara Mayoritas Muslim selayaknya kita saling Mendoakan warga Somalia agar senantiasa di beri ketabahan,ke besaran hati dan segera keluar dari cobaan dari Allah ini Amien ya Rabbal allamin…

comments